Beranda / Playbook

Referensi lengkap

Playbook Learning Dev Agent

Ringkasan untuk manager dan rujukan cepat untuk tim. Tidak dihitung dalam progres series.

PLAYBOOK Learning Dev Agent Cara memakai agent dan skill Learning Development di tempat Anda Disusun oleh: Dony, School of Go To Market (SoGTM) Untuk: Tim Learning Development dan manager 8 Oktober 2026
1 / 15
Teks slide (untuk dicari atau dibaca screen reader)
  1. PLAYBOOK Learning Dev Agent Cara memakai agent dan skill Learning Development di tempat Anda Disusun oleh: Dony, School of Go To Market (SoGTM) Untuk: Tim Learning Development dan manager 8 Oktober 2026
  2. LATAR BELAKANG Keahlian satu orang harus tetap tinggal di tim 2 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University Learning Dev Agent menyimpan cara kerja dan standar mutu seorang Learning Developer, supaya tim LD dan manager tetap bisa memakainya: sebagai partner berpikir, reviewer, dan eksekutor konten. ±4.000 konten HPL dalam berbagai format 9 skill produksi siap pasang 3 lapis penyusun agent Masalahnya: cara menimbang, pertanyaan klarifikasi, dan standar review selama ini tidak tertulis. Saat pemiliknya sibuk atau pindah, tim kehilangan tempat bertanya.
  3. KONSEP DASAR Agent adalah staf berpengalaman, skill adalah SOP-nya 3 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University Agent Analogi: staf berpengalaman • Claude yang diberi briefing peran (CLAUDE.md) • Memahami permintaan, bertanya bila perlu, memilih langkah, menilai hasil • Cakupan: semua pekerjaan peran, termasuk memberi pendapat Skill Analogi: SOP dan template di lemari staf • Paket prosedur untuk satu jenis pekerjaan • Isi: SKILL.md, template, skrip pemeriksa, contoh hasil • Cakupan: satu keluaran, mis. course design atau quiz Keduanya saling butuh. Tanpa skill, hasil tidak seragam. Tanpa briefing, skill tidak paham konteks dan sikap yang diharapkan tim.
  4. ARSITEKTUR Tiga lapis: sikap, prosedur, dan fakta 4 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University Briefing CLAUDE.md SIKAP Peran, konteks, cara bersikap, standar review per format, pola keputusan dari kasus nyata Skill skill collection PROSEDUR 9 paket prosedur: instruksi, template, skrip pemeriksa, contoh hasil Bahan acuan source FAKTA Direktori kompetensi, panduan modul, template, contoh hasil terbaik Dipisah supaya satu lapis bisa diperbarui tanpa membongkar lapis lain.
  5. ALUR PRODUKSI Satu modul menjadi sumber semua aset turunan 5 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University Request kompetensi + level Course design skill ADDIE Modul modul-pembelajaran Script video video-script-builder Video hpl-video-tcuc Audio belum ada skill Artikel artikel-pembelajaran Quiz & exam bank soal v3 Assessment bank soal v3 Tracker & CMS masih manual ✓ Review manusia di setiap tahap. Riset modul L3 sampai L5 wajib ditinjau. Garis putus-putus: belum ada skill atau masih manual.
  6. KATALOG SKILL Sembilan skill, satu untuk tiap jenis keluaran 6 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University 1 Course design (ADDIE) Kompetensi + level → workbook 8 sheet 2 Modul pembelajaran Material atau course plan → modul docx/md/pptx 3 Script video Modul → tabel scene + naskah VO 4 TTS script enhancer Naskah → naskah bertag suara, kata tetap 5 Video builder Folder scene → video MP4 720p 6 Artikel pembelajaran Material → artikel per section, gaya per level 7 Bank soal Materi → quiz, exam, assessment bilingual 8 Review konten Konten → tabel temuan wajib & saran 9 FK / JK Kebutuhan pengadaan → dokumen FK atau JK
  7. SEBELUM MEMASANG Tentukan dulu di mana skill akan berjalan 7 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University Di sandbox cloud Claude Laptop tidak perlu memasang apa pun • Aplikasi Claude dengan code execution aktif • Cocok untuk: course design, modul, artikel, soal, review, FK/JK Di laptop Anda Alat harus terpasang lebih dulu • Wajib untuk skill video, atau bila memakai Claude Code • Python 3, Node.js 18+ (termasuk npx), ffmpeg, pandoc, Tesseract CLI • API key pribadi ElevenLabs dan Pexels (skill video) Khusus macOS: alat biasanya dipasang lewat Homebrew, dan sistem bisa meminta Xcode Command Line Tools. Belum diuji di laptop tim.
  8. PEMASANGAN Enam langkah sampai agent siap dipakai 8 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University 1 Dapatkan paket Minta folder AI Agent Skill ke PIC. Jangan salin API key orang lain. 2 Cek prasyarat Hanya bila skill berjalan di laptop. Cek versi di Terminal. 3 Pasang briefing CLAUDE.md di root folder kerja, atau knowledge project. 4 Pasang skill Settings, bagian Skills, unggah file .skill sampai aktif. 5 Sambungkan folder Agar panduan modul dan playbook kompetensi terbaca. 6 Uji cepat Tanya daftar skill, lalu jalankan satu contoh sampai OK. Uji gagal? Cek tiga hal: skill sudah aktif · code execution menyala · folder sudah tersambung. Masih gagal: catat pesan error, kirim ke PIC.
  9. PRASYARAT Yang perlu terpasang bila skill berjalan di laptop 9 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University Skill Perlu di laptop Catatan Semua skill berbasis skrip Python 3 Cek: python3 --version Course design, bank soal openpyxl pip install openpyxl Modul pembelajaran python-docx, python-pptx LibreOffice opsional untuk cek cetak Artikel pembelajaran python-docx, pandoc, pdftotext, markitdown pdftotext dari paket poppler Bank soal pandoc, pdftotext Butuh akses folder Konten HPL Video builder Python 3.9+ & Pillow, ffmpeg, Node.js 18+, Tesseract CLI Wajib lokal + API key pribadi FK / JK Python 3 saja Hanya pustaka bawaan Review konten, TTS enhancer Tidak ada khusus Review video butuh ffmpeg Ringkasan: bila hanya memakai aplikasi Claude untuk dokumen, langkah ini boleh dilewati. Versi alat perlu dicek ulang saat pemasangan.
  10. CARA MEMAKAI Minta dengan bahasa biasa, agent memilih skillnya 10 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University COURSE DESIGN “Desain course TC-292 Prompt Engineering level 1, peserta tim marketing, self-paced HPL.” MODUL “Jadikan modul docx dari course 1 hasil ADDIE ini.” SCRIPT VIDEO “Buatkan script video dari modul ini.” QUIZ “Buat quiz untuk LP Data Visualization Intermediate, semua section.” REVIEW “Review modul PPT vendor ini untuk TC-212 level 4, hasilnya untuk vendor.” FK / JK “Buatkan pengajuan konsumsi bangmat 2 hari, 30 peserta.” Sebut level 1 sampai 5, lampirkan sumber, dan sebut penerima hasil.
  11. CONTOH NYATA Simulasi TC-292 L1: dari course design sampai script video 11 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University 2 Modul .docx dari course plan + riset 1 Workbook course design (8 sheet) 3 Script video per scene Bahan lengkap ada di folder simulasi-ngobras-TC292, termasuk video hasil akhirnya.
  12. KENDALI MUTU Di titik ini agent berhenti dan menunggu Anda 12 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University Course design Konfirmasi bila course lebih dari 15 Modul Setujui judul, ELO, dan 3 topik Riset L3 sampai L5 Reviewer menyetujui dokumen riset Script video Pilih gaya, setujui alur tiap video Video Setujui storyboard dan preview Review akhir Reviewer dan SME memutuskan ✓ Sebut level angka Label lama seperti Intermediate mencakup L2 dan L3 sekaligus. ✓ Lampirkan sumber Tanpa sumber, isi dari pengetahuan umum berstatus draf. ✓ Baca sebelum setuju Perbaikan di titik persetujuan paling murah.
  13. STATUS & BATASAN Yang sudah siap, sedang berjalan, dan belum ada 13 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University ✓ Ready 9 skill tersedia dan bisa dipasang sendiri Model konten L1, L2, L3 konsisten di video, artikel, dan soal ◔ In Progress Artikel belum memakai script video sebagai sumber kedua Jalur folder skill bank soal masih personal PIC agent setelah Dony pindah unit ✕ Belum Ready Skill audio (monolog/podcast) Orchestrator: satu request ke semua aset Model konten L4 dan L5 Semua hasil agent adalah draf. Validasi SME dan keputusan reviewer tetap wajib. Paket berisi data internal: jangan dibagikan ke luar.
  14. MEMBANGUN AGENT SENDIRI Empat langkah bila peran Anda berbeda 14 Playbook Learning Dev Agent - SoGTM, Telkom Corporate University 1 Briefing lewat wawancara Tanggung jawab, konteks, pain point, gaya komunikasi, larangan. Kerangka ada di playbook. 2 Uji 3 kasus nyata Koreksi atas jawaban yang melenceng ditulis sebagai pola keputusan, beserta alasannya. 3 Skill untuk yang berulang Instruksi, template, skrip, dan contoh hasil terbaik. Buat satu per satu. 4 Validator untuk yang bisa dihitung Jumlah topik, panjang opsi, usia referensi: skrip menolak hasil yang salah. Jangan lupa: tetapkan pemilik dan simpan di folder bersama.
  15. Mulai dari satu skill Minta paket ke PIC, pasang skill yang Anda butuhkan, jalankan uji cepat. Playbook dan series learning ada di folder AI Agent Skill.

Versi dokumen

2952 kata · sekitar 15 menit baca

Daftar isi
  1. Ringkasan
  2. Arsitektur tiga lapis
  3. Alur produksi
  4. Katalog skill
  5. Cara memasang agent di tempat Anda
  6. Cara memakai sehari-hari
  7. Tips supaya hasilnya bagus
  8. Batasan dan hal yang belum diuji
  9. Cakupan yang belum ada (per 2 Oktober 2026)
  10. Belum teruji atau masih usulan
  11. Yang bisa kedaluwarsa
  12. Keamanan dan akses
  13. Membangun agent sendiri
  14. Lampiran: kerangka CLAUDE.md

Playbook Learning Development Agent

Oct 5, 2026 · @Herjuna Dony

Playbook ini menjelaskan cara memakai agent Learning Development Telkom CorpU (briefing CLAUDE.md plus 9 skill) di tempat masing-masing. Cara membangun agent sendiri ada di bagian akhir.

Ringkasan

Playbook ini menjawab dua kebutuhan, berurutan:

  1. Memakai agent ini di tempat Anda (bagian utama). Pasang briefing dan skill di Claude Anda sendiri, lalu pakai untuk course design, modul, script video, video, artikel, soal, review konten, dan FK/JK.
  2. Membangun agent sendiri (bagian akhir). Untuk unit yang ingin membuat agent serupa untuk perannya sendiri.

Mulai cepat:

  1. Minta paket folder AI Agent Skill (CLAUDE.md, skill collection, source) dari PIC agent.
  2. Pasang skill yang Anda butuhkan (bagian Cara memasang).
  3. Buka Claude dengan folder itu tersambung, lalu minta pekerjaan dengan bahasa biasa (contoh di bagian Cara memakai).
  4. Periksa hasil di setiap titik review sebelum lanjut ke tahap berikutnya.

Catatan penting: paket berisi data internal Telkom Group (mis. direktori kompetensi). Bagikan hanya di lingkungan internal.

Arsitektur tiga lapis

Setiap lapis punya fungsi berbeda dan umur berbeda. Briefing berubah paling sering, skill berubah per versi, bahan acuan berubah ketika organisasi memperbarui standarnya.

Lapis

Isinya

Fungsi

Cara memperbaruinya

1. Briefing (CLAUDE.md)

Peran pemilik, konteks kerja, tujuan, sikap asisten, standar review per format, pola keputusan dari kasus nyata, batasan

Membuat agent berpikir dan bersikap seperti pemilik peran

Tambah pola keputusan setiap ada kasus baru yang diuji

2. Skill produksi

9 skill: tiap skill = SKILL.md (alur dan aturan) + skrip validator + template + contoh hasil

Mengerjakan satu jenis keluaran secara konsisten dan bisa diperiksa

Naikkan versi paket, simpan versi lama

3. Bahan acuan

Direktori kompetensi (dibundel sebagai JSON di skill), panduan modul, template deck, contoh hasil berkualitas

Sumber kebenaran: kode, nama, dan key behaviour diambil dari sini, bukan dari ingatan model

Ganti file ketika standar organisasi berubah

Briefing menentukan sikap (jangan selalu setuju, jujur soal ketidakpastian, sesuaikan dengan lawan bicara). Skill menentukan prosedur. Bahan acuan menentukan fakta. Ketiganya sengaja dipisah supaya salah satunya bisa diganti tanpa membongkar yang lain.

Alur produksi

alur produksi HPL · 4 tahap, 4 aset turunan

Satu request kompetensi dan level berjalan dari course design ke modul, lalu ke video, audio, artikel, dan soal. Tiap tahap diikuti review manusia, dan riset modul untuk L3 sampai L5 wajib ditinjau. Update tracker dan upload ke CMS masih manual. Visi otomasinya adalah satu request langsung berjalan ke semua aset dengan checkpoint di tiap titik review, tetapi itu belum dibangun.

Katalog skill

Sembilan skill, berurutan menurut alur produksi. Kolom terakhir menunjukkan apa yang harus diganti kalau Anda membangun agent sendiri di unit atau organisasi lain. Detail lengkap ada di SKILL.md masing-masing.

Skill

Mengubah apa menjadi apa

Aturan kunci

Spesifik Telkom (ganti di tempat Anda)

instructional-design-addie

Kompetensi + level menjadi workbook ADDIE (.xlsx, 8 sheet)

1 key behaviour = 1 course = 3 topik. Skrip menolak output jika key behaviour tidak verbatim, jumlah course tidak sama dengan key behaviour, atau topik tidak 3. Core information berstatus DRAFT, wajib validasi SME

competencies.json (10 LC + 318 TC, Ed. 11 2024 + 11.1 2026), aturan 1:1:3

modul-pembelajaran-tcuc (v2)

Material sumber, atau course plan + riset, menjadi modul .docx/.md/.pptx

Jalur A dari material, jalur B dari course plan dengan riset sendiri (sumber maks 5 tahun, dokumen riset bisa diaudit). L3 sampai L5 wajib berhenti untuk review manusia; skrip pemeriksa menolak naskah yang belum disetujui. Tanpa em-dash

Modular Development Guidance 2024, template modul dan ikon CorpU

video-script-builder

Modul menjadi video plan, script per scene, naskah VO bertag TTS

Gaya (explanatory atau storytelling) wajib dikonfirmasi, alur tiap video disetujui sebelum script ditulis. VO 110 sampai 130 kata per menit. Skrip memverifikasi tag TTS tidak mengubah satu kata pun. Tokoh dan perusahaan fiktif

Model video per level (L1 teori, L2 how-to, L3 studi kasus) adalah keputusan CorpU

tts-script-enhancer

Naskah menjadi naskah dengan tag suara

Hanya tag vokal di dalam kurung siku, tidak boleh mengubah kata

Tidak ada, bisa dipakai apa adanya

hpl-video-tcuc

Folder scene (script atau VO, gambar, bumper) menjadi MP4 16:9 720p

Dua titik persetujuan (storyboard, preview). Butuh tool lokal dan API key pribadi (lihat Batasan)

House style putih-teal, bumper in/out CorpU

artikel-pembelajaran-level

Material sumber menjadi artikel .docx per section

L1 konsep 600 sampai 900 kata, L2 penerapan praktis 1.200 sampai 1.800, L3 studi kasus bertokoh 1.300 sampai 1.800. Rujukan hanya yang terverifikasi, organisasi disamarkan, artikel adalah komplemen video

Header unit, gaya sitasi Harvard versi Indonesia

bank-soal-exam-assessment-hpl

Materi menjadi EXAM, ASSESSMENT, QUIZ bilingual ID+EN (.xlsx)

Tipe soal per level dan sebaran 4-3-3 untuk quiz. Opsi benar tidak boleh tertebak dari panjangnya. Konteks Telkom maksimal 20% per paket. Skrip pemeriksa harus 0 masalah sebelum dibangun

Template import CMS, struktur folder konten HPL, kode kompetensi

review-konten-pembelajaran-tcuc

Konten (PPT, video, audio, artikel, quiz) menjadi tabel temuan

Review dua lapis: formatif dan kebenaran isi. Temuan dibagi wajib diperbaiki dan saran. Yang tidak yakin ditandai "perlu konfirmasi SME". Kompleksitas soal yang salah level selalu wajib diperbaiki

Pemetaan label level lama ke L1 sampai L5, daftar pola masalah vendor

form-justifikasi-kebutuhan

Kebutuhan pengadaan menjadi FK atau JK (.docx)

Template resmi diisi, bukan dokumen baru. Harga dihitung dari norma biaya. Nomor surat dan data yang tidak diketahui ditulis sebagai penanda "mohon dilengkapi", tidak dikarang

Sepenuhnya spesifik Telkom (peraturan pengadaan, norma biaya, penandatangan). Di organisasi lain, ganti total atau lewati

Cara memasang agent di tempat Anda

Langkah di bawah diambil dari README yang sudah ditulis Dony di tiap folder skill. Saya belum menguji pemasangannya sendiri, dan nama menu aplikasi bisa berubah, jadi cek dokumentasi resmi platform Anda.

Langkah pemasangan

  1. Dapatkan paketnya. Minta folder AI Agent Skill dari PIC agent: CLAUDE.md, skill collection, dan source. File kredensial di folder itu tidak ikut dibagikan.
  2. Pasang briefing. Di Claude Code atau aplikasi desktop dengan folder tersambung, taruh CLAUDE.md di root folder kerja. Di project claude.ai, unggah CLAUDE.md sebagai knowledge project. Briefing inilah yang membuat agent bersikap seperti Dony: menguji asumsi, jujur soal ketidakpastian, dan menyesuaikan jawaban dengan lawan bicara.
  3. Pasang skill yang Anda butuhkan, sesuai platform (tabel di bawah). Tidak harus semua.
  4. Sambungkan bahan acuan. Folder source dipakai skill review dan modul (playbook kompetensi, panduan modul, contoh hasil). Skill ADDIE sudah membawa data direktori sendiri.
  5. Siapkan akses khusus bila skill membutuhkannya. Skill bank soal membaca folder Konten HPL di OneDrive, dan SKILL.md-nya masih menunjuk jalur folder milik Dony, jadi pastikan folder itu dibagikan ke Anda lalu sesuaikan jalurnya. Skill video butuh tool lokal dan API key pribadi. Dashboard HPL butuh email Anda didaftarkan ke Cloudflare Access (masih pertanyaan terbuka di briefing).
  6. Uji cepat (lihat di bawah tabel) sebelum dipakai untuk pekerjaan nyata.

Pilihan platform

Platform

Cara

Catatan

Claude (claude.ai atau aplikasi desktop)

Settings, Capabilities, Skills, Upload skill, pilih file .skill (atau .zip jika ditolak)

Aktifkan code execution. Briefing ditaruh di folder kerja atau knowledge project

Claude Code

Ekstrak zip ke ~/.claude/skills/<nama-skill>/ (pribadi) atau <project>/.claude/skills/<nama-skill>/ (per project)

CLAUDE.md ditaruh di root folder kerja

Agent lain yang membaca format SKILL.md

Salin folder skill ke lokasi skill agent tersebut

Dukungan berbeda per tool, cek dokumentasinya

ChatGPT, Gemini, Copilot (tanpa dukungan skill)

Tempel instruksi dari PROMPT-UNTUK-AGENT-LAIN.md (tersedia untuk ADDIE dan video script) atau INSTRUCTIONS-paste-ke-chatgpt.txt (bank soal v3), lalu unggah file knowledge yang disebut

Tanpa eksekusi Python, validator tidak jalan. Hasil harus dicek manual lebih teliti

Kebutuhan sistem. Python 3 dengan openpyxl, python-docx, dan python-pptx. pandoc dan pdftotext untuk membaca sumber. LibreOffice opsional untuk melihat hasil cetak. Jalur riset di skill modul butuh kemampuan pencarian web di agent.

Skill video (hpl-video-tcuc) lebih berat: agent harus bisa menjalankan perintah di komputer Anda, dan Anda perlu ffmpeg, Node.js, Tesseract CLI, serta API key pribadi untuk ElevenLabs dan Pexels. Skill ini tidak bisa jalan di chat web biasa. Simpan API key di berkas konfigurasi pribadi, jangan di folder bersama.

Uji cepat setelah pasang. Skill modul menyediakan dua perintah: python3 scripts/periksa_naskah.py assets/contoh-naskah.json (harus menjawab OK) dan python3 scripts/bangun_naskah.py assets/contoh-naskah.json /tmp/uji (harus menghasilkan .docx dan .md). Skill ADDIE punya contoh hasil TC-113 Level 1 sebagai pembanding.

Cara memakai sehari-hari

Anda tidak perlu menyebut nama skill. Minta pekerjaannya dengan bahasa biasa, dan agent memilih skill yang cocok. Contoh perintah di bawah sebagian diambil dari README skill.

Tugas

Contoh perintah

Siapkan

Agent akan berhenti untuk

Course design

"Desain course TC-292 Prompt Engineering level 1, peserta tim marketing, self-paced HPL."

Kode atau nama kompetensi, level 1 sampai 5

Konfirmasi jumlah course bila lebih dari 15

Modul

"Jadikan modul docx dari course 1 hasil ADDIE ini." atau lampirkan materi lalu "jadikan modul"

Course plan atau material sumber

Persetujuan judul, ELO, dan 3 topik. Untuk L3 sampai L5, persetujuan dokumen riset

Script video

"Buatkan script video dari modul ini."

Modul (.md atau .docx)

Pilihan gaya explanatory atau storytelling, lalu persetujuan alur tiap video

Video

"Buat learning video dari folder scene ini."

Folder berisi script atau VO, gambar scene, bumper

Persetujuan storyboard dan preview

Artikel

"Buatkan artikel level 2 untuk section 1 modul ini."

Material sumber, level, section

Konfirmasi section bila material tidak bernomor jelas

Quiz, exam, assessment

"Buat quiz untuk LP Data Visualization Intermediate, semua section."

Folder Konten HPL tersambung

Keputusan bila template atau sumber meragukan

Review konten

"Review modul PPT vendor ini untuk TC-212 level 4, hasilnya untuk vendor."

File konten, kompetensi dan level, penerima hasil

Kompetensi atau level bila tidak bisa disimpulkan

FK/JK

"Buatkan pengajuan untuk kegiatan bangmat 2 hari, 30 peserta."

Nilai, band peserta, lokasi, code activity

Konfirmasi preset dan hitungan harga

Partner berpikir

"Petakan request roadmap pentester ini ke kompetensi dan level."

Konteks request

Pertanyaan tujuan (karier, katalog, atau pemetaan gap)

Tips supaya hasilnya bagus

  • Sebut level spesifik 1 sampai 5, bukan label lama (Fundamental, Intermediate, Expert), karena label lama terlalu lebar.
  • Lampirkan material sumber kalau ada. Tanpa sumber, isi yang ditulis dari pengetahuan umum berstatus DRAFT.
  • Sebut siapa penerima hasilnya (manager, tim, vendor). Gaya dan tingkat detail jawaban menyesuaikan.
  • Jawab pertanyaan klarifikasi agent. Kalau tidak dijawab, agent lanjut dengan asumsi yang ditulis terang-terangan, jadi periksa asumsinya.
  • Ikuti urutan alur: course design, modul, lalu aset turunan. Aset dari modul yang sama akan lebih konsisten.
  • Semua hasil adalah draf yang perlu ditinjau manusia, terutama kebenaran isi (tandai ke SME) dan terjemahan Inggris di bank soal.

Batasan dan hal yang belum diuji

Daftar ini sengaja jujur supaya tim lain tidak mengira agent ini sudah selesai.

Cakupan yang belum ada (per 2 Oktober 2026)

  • Skill artikel, script video, dan bank soal baru mendefinisikan L1 sampai L3. L4 dan L5 belum punya model konten. Kalau ada permintaan L4 atau L5, katakan modelnya belum ada, jangan dikarang.
  • Skill audio (monolog atau podcast) belum ada. Rencananya memakai ElevenLabs.
  • Orchestrator belum ada. Satu request belum otomatis berjalan ke semua aset. Saat ini tiap skill dijalankan manual dengan review di antaranya. Update tracker dan upload ke CMS juga masih manual.
  • Skill artikel belum memakai script video sebagai sumber kedua, padahal keputusan desainnya artikel adalah komplemen video. Paket artikel juga belum ada di folder skill collection versi bersama.

Belum teruji atau masih usulan

  • Alur modul dari course plan sampai .docx belum diuji utuh. Struktur docx untuk L1, L2, L4, dan L5 masih usulan; hanya L3 yang mengikuti contoh nyata.
  • Pemetaan level ke Bloom, durasi, dan bentuk asesmen di skill ADDIE adalah usulan, bukan standar resmi.
  • Core information dari skill ADDIE ditulis dari pengetahuan umum model, jadi selalu DRAFT sampai SME memvalidasi.
  • Terjemahan Inggris di bank soal dibuat Claude dan perlu review bahasa.
  • Review video dan audio oleh skill hanya penyaringan awal. Review akhir tetap ditonton atau didengar manusia.

Yang bisa kedaluwarsa

  • Direktori kompetensi adalah snapshot Ed. 11 (2024) dan Ed. 11.1 (2026). Bila direktori diperbarui, bundel JSON harus dibuat ulang.
  • Skill FK/JK merujuk peraturan pengadaan dan norma biaya versi tertentu, dan profil penandatangan unit Planning & Support perlu dicek tiap kali dipakai karena pejabatnya bisa berganti. Cek ulang ke dokumen resmi terbaru.

Keamanan dan akses

  • Bundel berisi data internal Telkom Group. Jangan dibagikan ke luar lingkungan internal.
  • Ada file kredensial di folder skill collection. Briefing sendiri menyarankan memindahkannya dari folder bersama sebelum folder ini dibagikan ke tim. Playbook ini tidak memuat isinya.
  • Agent tidak boleh mengisi login dashboard (dilindungi Cloudflare Access) dan tidak mengakses portal kebijakan perusahaan. Pengguna menempelkan bagian kebijakan yang relevan.

Dasar penyusunan playbook ini. Saya menyusunnya dari CLAUDE.md, SKILL.md, dan README di folder Dony. Saya tidak menjalankan ulang skill-nya, dan tidak membaca semua file referensi dan skrip satu per satu. Hal teknis yang rinci perlu dicek langsung ke SKILL.md terkait.

Membangun agent sendiri

Bagian ini untuk unit yang ingin membuat agent serupa untuk perannya sendiri, bukan sekadar memakai agent ini. Rekomendasi saya (pendapat, bukan aturan dari Dony): mulai dari briefing dan satu skill yang paling sering dipakai, lalu tambah satu per satu.

Urutan kerja

  1. Tulis briefing lebih dulu. Wawancarai pemilik peran: tanggung jawab, konteks kerja, pain point, gaya komunikasi, dan apa yang tidak boleh dilakukan asisten. Pakai kerangka di Lampiran.
  2. Uji dengan kasus nyata (Dony memakai tiga: roadmap role, desain program baru, review modul vendor). Catat di mana jawaban agent melenceng, lalu tulis koreksinya sebagai "pola keputusan" di briefing.
  3. Kumpulkan bahan acuan organisasi Anda dan taruh di folder yang sama dengan briefing.
  4. Pasang skill pertama, ganti bagian yang spesifik (tabel di bawah), jalankan pada satu contoh nyata, dan bandingkan dengan hasil terbaik yang pernah dibuat manusia.
  5. Tambah skill berikutnya mengikuti alur produksi. Jangan menyambung ke otomasi penuh sebelum tiap skill lolos uji sendiri.
  6. Tetapkan pemilik. Briefing perlu PIC yang memperbaruinya. Di Telkom CorpU, siapa PIC setelah Dony pindah unit masih menjadi pertanyaan terbuka.

Yang harus diganti

Komponen di agent ini

Pengganti di organisasi Anda

Direktori kompetensi Telkom Group (competencies.json)

Kerangka kompetensi atau job profile Anda, diubah ke JSON dengan struktur kode, nama, definisi, key behaviour per level

Level 1 sampai 5 (Fundamental sampai Mastery) dan pemetaan label lama

Skala proficiency Anda. Tentukan juga model konten per level (video, artikel, soal)

Modular Development Guidance dan template modul

Panduan dan template materi organisasi Anda

Template dan branding deck (Danantara, Telkom CorpU, warna navy dan teal)

Template laporan organisasi Anda

Template import quiz, exam, assessment CMS

Format import LMS/CMS yang Anda pakai

Struktur HPL (kompetensi, learning path, course, learning unit)

Hierarki konten program Anda

FK/JK, norma biaya, aturan pengadaan

Aturan pengadaan Anda, atau lewati skill ini

House style dan bumper video

Identitas visual Anda

Aturan penulisan Dony (tanpa em-dash, bahasa sederhana)

Gaya tulis tim Anda

Aturan yang netral dan bisa dibawa apa adanya: pola validator, aturan sumber (maks 5 tahun, hindari blog vendor dan Wikipedia), checkpoint review L3 sampai L5, status DRAFT untuk konten AI, penanda "mohon dilengkapi", dan pola klarifikasi, riset, eksekusi, kroscek.

Prinsip desain yang membuat hasilnya bisa dipercaya

Semua skill mengikuti pola yang sama. Pola inilah yang paling layak ditiru, lebih dari isi tiap skill.

  1. Fakta diambil dari sumber, bukan dari ingatan model. Kode, nama, dan key behaviour kompetensi dibaca dari file direktori. Kalau tidak ditemukan, agent bilang tidak ada dan menawarkan kandidat terdekat. Ia tidak membuat kompetensi baru.
  2. Skrip menolak output yang salah. Aturan yang bisa dihitung dipindahkan dari instruksi ke skrip validator: jumlah course, jumlah topik, tag TTS tidak mengubah kata, panjang opsi, sebaran kunci, usia referensi. Instruksi saja mudah dilanggar, skrip tidak.
  3. Jujur soal yang tidak diketahui. Referensi hanya yang benar-benar dibuka. Data yang belum ada ditulis sebagai penanda "mohon dilengkapi", bukan dikarang. Konten buatan AI diberi status DRAFT sampai SME memvalidasi.
  4. Tanya dulu bila mahal diulang, lanjut dengan asumsi bila murah. Untuk video, gaya dan alur wajib disetujui sebelum script ditulis. Untuk permintaan desain yang requester-nya tidak menjawab, agent maju dengan asumsi yang ditulis eksplisit dan tidak berhenti menunggu.
  5. Review manusia di titik yang berisiko. Riset otomatis untuk L1 sampai L2 dilewati demi efisiensi (dokumen riset tetap disimpan untuk audit). L3 sampai L5 wajib ditinjau manusia.
  6. Satu sumber isi untuk semua format. Modul ditulis sekali sebagai naskah JSON, lalu diturunkan ke .docx, .md, dan .pptx. Aset turunan (script video, artikel, quiz) dibaca dari modul yang sama supaya konsisten.
  7. Isi template resmi, jangan menyusun dokumen baru, untuk dokumen yang ditandatangani dan diarsipkan.
  8. Pelajaran dari kegagalan dicatat jadi aturan. Contoh: opsi benar yang selalu paling panjang pernah terjadi di 371 dari 510 pasangan opsi dalam satu batch, dan perbaikannya butuh tiga putaran. Sekarang batas panjang opsi menjadi aturan sejak awal dan dicek skrip.

Lampiran: kerangka CLAUDE.md

Kerangka ini diturunkan dari struktur CLAUDE.md Dony (bagian 1 sampai 9). Isi tiap bagian dari wawancara dengan pemilik peran, bukan dari tebakan.

# CLAUDE.md - Briefing Asisten <nama peran> (<unit>)

> Awalnya disusun dari wawancara dengan <nama>. Tujuan: <siapa> tetap bisa memakai kapabilitas ini setelah <kondisi>.
> Disusun: <tanggal>. Perbarui saat konteks berubah.

## 1. Siapa pemilik konteks ini
Peran, tanggung jawab utama, format keluaran, kekuatan khas yang harus ditiru asisten.

## 2. Konteks kerja saat ini
Program utama, jalur project, cara tracking, pain point terbesar.

## 3. Tujuan
Jangka dekat, target program, dan peran asisten setelah handover.

## 4. Cara asisten harus bersikap
- Prinsip: jangan selalu setuju, jujur soal ketidakpastian, hubungkan lintas bidang, beri validasi yang jujur.
- Gaya komunikasi: bahasa, panjang, format, hal yang dilarang.
- Sesuaikan dengan lawan bicara (pengambil keputusan: rekomendasi dulu; anggota tim: ajak berpikir dulu).

## 5. Standar review per format
Tabel: format konten dan apa yang dicek. Tingkat keparahan: wajib diperbaiki atau saran.

## 6. Pengetahuan inti
Dokumen rujukan, skala level, tugas yang sering muncul, aturan "jangan mengarang".

## 6a. Pola keputusan dari kasus nyata
Untuk tiap kasus uji: apa yang ditanyakan dulu, apa yang dilakukan jika tidak ada jawaban, apa yang dinilai benar oleh pemilik peran, apa yang dilewatkan asisten.

## 7. Aset dan lokasi
Folder kerja, daftar skill beserta statusnya, dashboard tracking. Aturan: kalau ada skill yang cocok, pakai skill itu.

## 8. Batasan dan catatan
Sistem yang tidak boleh diakses, aturan keamanan, status dokumen (draf atau final).

## 9. Pertanyaan terbuka
Daftar centang hal yang belum diputuskan, termasuk siapa PIC briefing ini.

Saran saya (inferensi dari struktur briefing ini, belum diukur): bagian 6a (pola keputusan) kemungkinan paling berguna, karena memuat koreksi nyata atas kesalahan asisten. Tambahkan satu entri setiap kali pemilik peran mengoreksi jawaban agent.